Hamba Allah dan Godaan Hidup


Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hambanya yakni Rasulullah dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina/Syam) dalam perjalanan Isra’.

Perlu kita cermati kata Hamba (Abdi) disini. Jika kita bicara tentang Hamba Allah setidaknya kita bisa menjelaskannya dengan 3 sifat berikut.

1. Hamba Allah itu mensyukuri segala yang di berikan Allah.

Ini dicontohkan oleh Rasulullah. Hal ini bisa kita lihat ketika Rasulullah sholat malam sampai kaki beliau bengkak yang pada saat itu Ummul mukminin Aisyah ra bertanya kepada beliau mengapa beliau begitu keras dalam beribadah, beliau hanya menjawab bahwa beliau hanya ingin menjadi hamba yang bersyukur. Subhanallah. Padahal beliau sudah di jamin masuk ke Jannah Nya.

2. Hamba Allah itu hanya takut kepada Allah.

Ini juga di contohkan oleh Rasulullah. Hal ini tampak pada aktivitas Rasulullah. Beliau takut ketika melanggar syariat Nya, beliau takut ketika ada yang bermaksiat kepada Allah, dan beliaupun marah jika kesalahan itu menyangkut tentang agama, namun memaafkan jika itu hanya termasuk persoalan pribadi beliau. Semua ini menunjukkan bukti bahwa beliau Rasul yang juga seorang hamba yang takut hanya kepada Allah.

3. Hamba Allah itu menghidupkan malam-malamnya dengan sholat malam / tahajjud.

Ini sangat ditekankan dalam islam. Dalam bahasa fiqh-nya sunnah yang sangat dianjurkan (muakkad). Allah sendiri menyebut tahajjud ini sebagai ibadah tambahan bagi amal kita.

Berbagai Godaan :

Sangat banyak godaan dalam hidup ini yang dijadikan Allah ujian. Namun setidaknya bisa kita kelompokkan menjadi 2, yakni :

1. Godaan Syetan
Terlalu banyak cara syetan yang terkutuk itu yang Allah sendiri menyebutnya  sebagai musuh yang nyata bagi orang-orang yang beriman (QS. Al Baqarah [2] : 208). Hal ini tentu saja untuk menjadikan kita orang-orang yang beriman temannya di neraka kelak. Ambil saja contoh sederhana godaan syetan dalam kehidupan sehari-hari orang-orang yang beriman yakni dalam Sholat. Syetan selalu menghebuskan keragu-raguan tentang jumlah rakaat dan batalnya sholat disebabkan kentut.

2. Godaan Dunia

Dunia disebut oleh Allah sebagai perhiasan yang menipu, disebut juga sebagai sendau gurau dan permainan. Jadi dunia tempat beramal yang hasil nya akan dipetik dan dipanen untuk bekal di akhirat kelak. Namun dia bisa juga menjadi pemicu lupa akan kehidupan akhirat.

Terakhir, jadilah hamba Allah yang taat dan berhati-hati dengan godaan syetan dan dunia.

Allahu Ta’ala A’lam.[yif]@yendrifernando

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s