Semarak Ramadhan

Masjid dan musholla tampak ramai dan sesak. Dipenuhi jamaah yang sholat begitu banyak.

Kanan-kiri wanita muslimah pakai kerudung, alhamdulillah semangat ketaatan tidak terbendung.

Kala sore ada berbuka gratis, makan malam menu lengkap plus teh manis, semoga yang beramal di balas Allah berlapis-lapis.

Subuh dan zhuhur ada kultum pak ustad, pelepas dahaga iman  dan melepas penat.

Tilawah qur’an menghiasi malam, sangat indah lantunan Kalam.

Ya Rabbana, jadikan suasana ini membuat kami terbiasa. Setelah Ramadhan berlalu, semoga ketaqwaan semoga tetap lekat selalu.

@yendrifernando
1 Ramadhan 1438

Advertisements

Amanah Ramadhan

Jika Rajab sudah berlalu, kala Sya’ban pun di penghujung waktu, tanda Ramadhan akan bertemu.

Ramadhan datang hati mukmin gembira, semoga menghapus semua dosa, ingin jadi orang bertaqwa, hendak di dapat balasannya Surga.

Fajar hingga subuh berpuasa, saat malam tarawih pun bersama, hidupkan malam dengan suka cita.

Al Qur’an dibaca jadi pahala, zikir illAllah selalu tak pernah lupa, setiap saat taubat pun disuka.

Namun…

Kala Ramadhan tak di rindu, datangnya pun tak di tunggu, perintah puasa malah jadi beban membatu.

Alangkah rugi di musim bertaqwa, namun diri ini hanya biasa, tak tampak syukur kepada Nya.

Hari-hari tak ada istimewa, perbuatan dosa selalu di coba, jangan sampai jadi celaka.

Wahai diri bertaubatlah, tempat kembali hanya kepada Allah, semoga didapat tempat terbaik Jannah. 

Aamiin.
@yendrifernando

Duri, di Penghujung Sya’ban.

28 Sya’ban 1438 / 25 Mei 2017

Selamat Kawan

​Kala tali toga sudah dipindahkan. Tanda gelar keilmuan resmi di sematkan. 
Selamat bagimu kawan. Telah selesaikan studi di negeri perantauan.

Ilmu di raih menunggu amalkan. Tak ada berkah ilmu di simpan.

Penuh masalah negeri junjungan. Menunggu hasil dan karya sepanjang zaman.

Selamat Kawan.
Buat Syarif, SE (Ekonomi, UIN Suska Riau) dan Andi Rambe, ST (Teknik Mesin, UIR)
@yendrifernando

23 Sya’ban 1438 / 20 Mei 2017, Pekanbaru

Amanat KKN

Setiap tahun Kuliah Kerja Nyata (KKN) di gelar. Harapan nya bisa mengabdi di masyarakat dengan bekal ilmu yang di dapat dari buku yang berlipat. Biasanya setiap tahun ada tema-tema tertentu yang sediakan agar program lebih bermutu.
Teruntuk untuk adik-adik kampusku dulu. Letakkanlah syariat Allah di depan matamu. Itulah yang membuat Muhammad Al Fatih beserta pasukannya berhasil menaklukkan konstantinopel pada masa lalu.

Jagalah interaksi dan auratmu. Jagalah juga sikap dan perilakumu. Karena itulah cerminan agama dan akhlakmu.

Berikanlah kontribusi untuk masyarakat sekitar disana. Buatlah program kegiatan yang manfaat membahana. Agar kehadiranmu bukan hanya menambah derita kepala desa saja.

Tunjukkan bahwa dirimu penyeru dakwah islam yang penuh dengan kebaikan. Bukankan itu yang Allah perintahkan?

Lakukan dan sampaikan apa yang terbaik. Namun perkataan apa yang terbaik selain menyeru kepada Allah? Dan beramal sholeh dan berkata ‘Sungguh aku dari kalangan kaum Muslim?’

Saudaramu, hanya karena lebih dulu ikut KKN saja tulisan ini ada dan dibumbui sedikit rasa cinta. Untuk mahasiswa Uin Suska, terkhusus adik-adik LDK. Itu sja. [yif]

@yendrifernando, 23 Sya’ban 1438 / 20 Mei 2017, Pekanbaru

Masa Lalu, Sekarang dan Masa Depan

Secara umum waktu itu hanya ada 3. Masa lalu, sekarang dan masa depan.

Ketiga masa itu berhubungan satu dengan yang lainnya dan tidak bisa dipisahkan.

Dari sini sebenarnya bisa kita ambil kesimpulan bahwa apa saja yang kita dapati sekarang adalah hasil usaha-usaha kita di masa lalu.

Dan apa yang ingin kta raih di masa yang akan datang dari sekaranglah di persiapkan.

Kita sering terkagum-kagum dengan seseorang yang hafal Al Qur’an, merdu suaranya dan lancar melafalkannya. Namun kita jarang melihat proses yang ada dibelakangnya.

Seberapa lama dia menyediakan waktu setiap hari bersama dengan Qur’an? Seberapa kuat dia menahan letihnya istiqomah? Seberapa sabar dia muraja’ah hafalan? Seberapa sering dia latihan.

Kita sering juga mengeluhkan kemampuan kita yang biasa-biasa saja. Namun kita jarang memikirkan kemana kita habiskan waktu kita selama ini di masa yang lalu, apa untuk meningkatkan kapasitas diri atau hanya melakukan hal-hal yang mubah, atau makruh yang tidak bermanfaat?

Jadi, ketika ingin meraih sesuatu hal, jalani langkah pertamanya sekarang juga, insya Allah beberapa waktu kemudian apa yang ingin kita capai bisa terwujud dengan izin Allah. Bukankah Allah akan mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu berusaha untuk mengubahnya? Semoga bermanfaat. Nasehat untu diri juga. Allahu A’laam. [yif]

Pekanbaru, 23 Sya’ban 1438 / 20 Mei 2017

Hamba Allah dan Godaan Hidup

Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hambanya yakni Rasulullah dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsha (Palestina/Syam) dalam perjalanan Isra’.

Perlu kita cermati kata Hamba (Abdi) disini. Jika kita bicara tentang Hamba Allah setidaknya kita bisa menjelaskannya dengan 3 sifat berikut.

1. Hamba Allah itu mensyukuri segala yang di berikan Allah.

Ini dicontohkan oleh Rasulullah. Hal ini bisa kita lihat ketika Rasulullah sholat malam sampai kaki beliau bengkak yang pada saat itu Ummul mukminin Aisyah ra bertanya kepada beliau mengapa beliau begitu keras dalam beribadah, beliau hanya menjawab bahwa beliau hanya ingin menjadi hamba yang bersyukur. Subhanallah. Padahal beliau sudah di jamin masuk ke Jannah Nya.

2. Hamba Allah itu hanya takut kepada Allah.

Ini juga di contohkan oleh Rasulullah. Hal ini tampak pada aktivitas Rasulullah. Beliau takut ketika melanggar syariat Nya, beliau takut ketika ada yang bermaksiat kepada Allah, dan beliaupun marah jika kesalahan itu menyangkut tentang agama, namun memaafkan jika itu hanya termasuk persoalan pribadi beliau. Semua ini menunjukkan bukti bahwa beliau Rasul yang juga seorang hamba yang takut hanya kepada Allah.

3. Hamba Allah itu menghidupkan malam-malamnya dengan sholat malam / tahajjud.

Ini sangat ditekankan dalam islam. Dalam bahasa fiqh-nya sunnah yang sangat dianjurkan (muakkad). Allah sendiri menyebut tahajjud ini sebagai ibadah tambahan bagi amal kita.

Berbagai Godaan :

Sangat banyak godaan dalam hidup ini yang dijadikan Allah ujian. Namun setidaknya bisa kita kelompokkan menjadi 2, yakni :

1. Godaan Syetan
Terlalu banyak cara syetan yang terkutuk itu yang Allah sendiri menyebutnya  sebagai musuh yang nyata bagi orang-orang yang beriman (QS. Al Baqarah [2] : 208). Hal ini tentu saja untuk menjadikan kita orang-orang yang beriman temannya di neraka kelak. Ambil saja contoh sederhana godaan syetan dalam kehidupan sehari-hari orang-orang yang beriman yakni dalam Sholat. Syetan selalu menghebuskan keragu-raguan tentang jumlah rakaat dan batalnya sholat disebabkan kentut.

2. Godaan Dunia

Dunia disebut oleh Allah sebagai perhiasan yang menipu, disebut juga sebagai sendau gurau dan permainan. Jadi dunia tempat beramal yang hasil nya akan dipetik dan dipanen untuk bekal di akhirat kelak. Namun dia bisa juga menjadi pemicu lupa akan kehidupan akhirat.

Terakhir, jadilah hamba Allah yang taat dan berhati-hati dengan godaan syetan dan dunia.

Allahu Ta’ala A’lam.[yif]@yendrifernando

Cara Belajar Islam Menyenangkan

Islam itu aturan. Biar manusia beriman tau cara jalani kehidupan.

Dalam islam ilmu itu keharusan sebelum amal ditunaikan.

Makanya sering-sering lah belajar islam lewat kajian. Baiknya datangi langsung Ustadz nya di masjid sekitaran.

Ah, sekarang kan zaman teknologi kekinian. Semuanya udah serba canggih kan.Semuanya bisa dipesan mulai dari pulsa, makanan sampai barang dagangan.

Itu benar, pakai itu semua gak disoalkan, namun diri ini hanya itu jangan cukupkan. Ilmunya tetap ditimba pada yang sudah berpengalaman, teknologi itu cuma alat yang memudahkan pekerjaan.

Walau audio, video, gambar, slide udah semua di unduhkan, namun ada ilmu yang harus praktek langsung jumpa dengan yang berpengalaman, contohnya talaqqi tahsin qur’an.

Jadi belajar islam itu mudah dan menyenangkan, asal mau sedikit waktu kita korbankan. Jadilah kita insan beriman yang tidak futur iman kelamaan.

@yendrifernando

Cinta Indonesia

Cinta Indonesia itu rasa cinta karena tempat kelahiran. Rasulullah pun menunjukkan demikian. Saat Rasulullah pernah tunjukkan rasa sedih pada Mekkah, namun karena perintah hijrah, beliaupun lakukan. Walau akhirnya kota itu ditaklukkan.

Cinta Indonesia itu dengan mendidik generasinya dengan agama. Agar dengan wahyu Rabb-nya mereka tak lupa.

Cinta Indonesia itu dengan membina muda-mudi nya, agar dengan keimanan di dada mereka bangga.

Cinta Indonesia itu dengan menjaga anak negerinya, agat tak terjerumus pada pergaulan bebas, rusaknya moral dan narkoba.

Cinta Indonesia itu dengan menasehati penguasanya, agar dengan rakyatnya mereka tidak lupa dan semena-mena. Agar mereka ingat bahwa mereka diangkat karena untuk mengurusi rakyat mereka.

Cinta Indonesia itu dengan menawarkan solusi dengan suka rela, ketika negerinya dirundung masalah sedemikian rupa yang tak ada habisnya.

Cinta Indonesia itu dengan menentang penjajahan atas negara,  agar tidak dirusak oleh negara-negara serakah nan adidaya. Yang menghalalkan segala cara “at all cost” berapapun harganya.

Cinta Indonesia itu memberikan kontribusi dan karya, dengan cara yang mungkin setiap orang berbeda, selagi agama tak melarangnya.

Perlu kita cermati bersama…

Cinta Indonesia itu bukan retorika semata, namun dengan permasalahan negeri abai begitu rupa.

Cinta Indonesia itu bukan menjual aset negara, sampai untuk negeri sendiri tiada lagi daya.

Cinta Indonesia itu bukan menyerahkan sumber daya alam kaya raya ke pemodal, hingga untuk negeri sendiri tiada lagi tersisa, kecuali sedikit saja.

Cinta Indonesia itu bukan pajak dan tarif dinaikkan begitu rupa, sehingga rakyat semakin sengsara, ada juga alasan subsidi tidak tepat sasaran katanya.

Cinta Indonesia itu bukan membiarkan separatis merajalela, hingga kesatuan terancam pula, Timor Timur buktinya, sekarang sepertinya akan menyusul Papua, buktinya ada.

Jadi, selamatkan Indonesia, dari apa yang merusaknya.

@yendrifernando

Lagi Ramai Ransomware

Lagi ramai apa yang disebut dengan Ransomware. Sampai-sampai Pemerintah melalui Kemkominfo menyebar pengumuman untuk tindakan preventif dini dan menyediakan layanan konsultasi via telepon.

Apa itu Ransomware?

Sejenis serangan digital bagi pengguna komputer yang mengunci data si pengguna menggunakan skrip tertentu. Nah untuk membukanya kita harus menghubungi pihak pelaku dengan terlebih dahulu mengirimkan sejumlah uang kepadanya. Saya sendiri pernah mengalaminya. tepatnya teman kerja saya pada akhir 2015 atau awal 2016. Saya tidak terlalu ingat. Saat itu seluruh isi hardisk di enkripsi dan harus membayar seingat saya $50 kepada pelaku untuk membukanya kembali. Dan naik 2x lipat jika dalam waktu yang ditetapkan tidak dibayar. Wah, lumayan besar juga. Akhirnya, jalan terakhir ya format harddisk. Hehe. Ini berlaku jika isi harddisk tidak terlalu penting.
Beberapa Langkah Pencegahan

  1. Gunakan sistem operasi non-windows. Setahu saya ransomware tidak berjalan di Linux atau Mac. Jika menggunakan Windows jangan lupa di update. 
  2. Cabut kabel LAN internet dan matikan wifi sebelum menghidupkan komputer.
  3. Copy atau backup isi harddisk ke hardisk eksternal.
  4. Jangan install dan klak-klik aplikasi yang tidak jelas secara sembarang.
  5. Berhati-hati ketika berselancar di dunia maya.

Sekian. 

@yendrifernando

Pekanbaru.

Senandung Panji Rasulullah

Tasbih, SUBHANALLAH
Tahmid, ALHAMDULILLAH

Takbir, ALLAHU AKBAR

Tahlil, LAA ILAAHA ILLALLAAH
Di hadapanMu yaa Allah

kami duduk bersimpuh 

mohonkan terkibarnya

panji Laa ilaaha illallaah
Mengepal tangan kami

berderap langkah kami

keras pekik takbir kami

perjuangkan kalimat Allah

Di hadapanMu yaa Allah

kami duduk bersimpuh 

mohonkan terkibarnya

panji Laa ilaaha illallaah

Muhammadur Rasulullah

Panji Khilafah Rasyidah

Ar Royah dan Al Liwa

* * * * *

Irama & Lirik : Kolam Band

Recording & Mixing : Inspirasa Studio (Positive Art)