Mengatasi Kejahatan Seksual

Belakangan ini banyak terjadi kekerasan seksual yang menyita perhatian publik di Indonesia. Sebut saja kasus Yuyun seorang siswi SMP di Bengkulu yang pada Senin 4 April ditemukan tidak bernyawa di jurang 5 meter dalam keadaan telanjang tertutup daun pakis dengan posisi tangan terikat, terdapat lebam bekas pukulan pada muka dan tanda kekerasan pada kemaluan korban.Yuyun mengalami tindak kekerasan seksual oleh 14 pemuda yang 2 diantaranya adalah kakak kelas dan tetangganya sendiri. Sayangnya mereka hanya dituntut 10 tahun penjara.1

Sedangkan pada pada 10 Mei diberitakan Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Kabupaten Karawang menangkap lima remaja pengangguran yang memperkosa seorang ibu rumah tangga dan menyekap suami korban serta juga mencuri sepeda motor pasangan tersebut. Kasatreskrim Polres AKP Doni Wicaksono, mengatakan, lima remaja tersebut melakukan tindakan tersebut karena terpengaruh minuman keras.2

Juga kasus Eno Parinah, pada 12 Mei 2016 seorang wanita yang dibunuh dengan menusukkan gagang cangkul ke dalam kemaluan korban hingga tembus ke bagian hati dan paru-paru. Satu diantara tiga pelakunya adalah anak SMP berumur 15 tahun. Menurut pengakuan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya ini yang paling sadis selama beliau jadi polisi3.

Tentu saja tidak semua kasus kejahatan seksual bisa diungkap ditulisan singkat ini, belakangan setelah #NyalaUntukYuyun mencuat ke publik, muncul kasus-kasus baru yang serupa yang pada intinya tentang kejahatan seksual dengan pelaku lintas usia.

Penyebab Utama

Ketika membahas penyebab utama kasus-kasus diatas bisa ditemukan banyak faktor. Beberapa diantaranya sebagai berikut ini :

1. Krisis moral dan aqidah yang sangat rapuh dan tidak takut dengan dosa.

2. Minuman keras yang tidak dilarang. Hal ini menarik jika dikaitkan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.74/2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol yang pada Pasal 4 disebutkan dibolehkan diproduksi, diimpor, diedarkan dan diperdagangkan oleh yang memiliki izin dari menteri terkait. Kasus yang di Karawang diatas disebutkan oleh polisi karena terpengaruh minuman keras. Dalam banyak penelitian, seperti survei yang diadakan oleh Washington Post dan Kaiser Family Foundation terkait pelecehan seksual dan perkosaan di 500 kampus di AS. Dari hasilnya yang didapatkan dari 1.057 responden yang angkat bicara 62 % mengatakan mereka mengkonsumsi alkohol sebelum insiden pelecehan seksual maupun perkosaan.4

3. Pornografi merajalela.

Walaupun memang di indonesia sudah ada UU ITE (Interaksi dan Transaksi Elektronik) No. 11 Tahun 2008, Kominfo sudah memblokir 753.497 situs porno per akhir tahun 20155, Kominfo punya program Nawala Project6 dan Trust Positif7 sebagai filter dan layanan pengaduan masyarakat terkait situs porno. Namun harapan hilangnya pornografi ditengah-tengah masyarakat masih sangat jauh dari harapan.

Hal ini menurut penulis selain disebabkan oleh para pencari untung yang berlimpah dari bisnis pornografi juga gaya hidup serba bebas sehingga tidak ada lagi ketakwaan individu untuk membendung itu semua serta pemerintah yang tampaknya tidak tegas dalam penerapannya dan tindakan terhadap para pelaku pornografi di indonesia. Dalam kasus Yuyun disebutkan bahwa pelaku sering menyaksikan tayangan pornografi. Ditambah lagi saat ini jumlah situs porno dunia jauh lebih besar dari yang diblokir oleh pemerintah. Berdasarkan data Internet Pornography Statistics terdapat 4,2 juta situs porno didunia dan setiap detik ada 28.258 orang sedang menyaksikan pornografi.8 Lagi lagi ini gaya hidup kapitalisme. Moral anak-anak, pemuda, orang dewasa jadi korban. Jika ini yang dikonsumsi setiap hari, maka bisa jadi kasus Yuyun bukan yang terakhir, bahkan bisa jadi banyak lagi kasus lain yang bermunculan. Seperti fenomena gunung es. Yang tersembunyi jauh lebih besar dari yang tampak.

4. Pendidikan tidak berbasis aqidah islam. Kita ketahui pendidikan agama disekolah negeri sangat kecil mendapat tempat. Sekolah yang berada dibawah Kementrian Agamapun belum bisa memberikan harapan yang diinginkan. Oleh karena itu banyak muncul Sekolah Islam Terpadu yang lebih banyak memberi porsi agama. Namun sekolah-sekolah ini mahal dan hanya sedikit sekali yang terjangkau. Walhasil kebanyakan anak negeri ini minim pengajaran agama, jadi wajar jika ini menambah buruknya perangai remaja dan pemuda.

5. Mengumbar aurat. Dimana kewajiban ini hanya diserahkan bagi individu untuk memilih.

6. Pergaulan antar laki-lai dan perempuan tidak ada batasan lagi. Seperti pacaran, budaya malam minggu, nonton bioskop bareng, campur baur antar laki-laki dan perempuan yang banyak terjadi yang juga dipertontonkan oleh siaran televisi masa kini.

7. Hukuman yang diberikan sangat ringan dan tidak memberikan efek jera bahkan setelah menjalani masa hukuman bisa saja hukumannya berkurang.

Semua kasus dan fakta diatas ini berawal dari asas demokrasi, kapitalisme, sekulerisme dan liberalisme yang diterapkan di negeri ini.

Solusi Islam

Islam adalah agama yang diturunkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk manusia yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah manusia. Sangat mustahil jika islam ini ketika diterapkan maka akan mendatangkan kekacauan. Justru jika diterapkan sistem selain islam untuk mengatur kehidupan manusia secara sistemik maka akan terjadi berbagai kerusakan seperti yang dipaparkan diatas.

Maka islam akan mendatangkan Rahmatan Lil ‘Alamin ketika diterapkan dalam semua aspek kehidupan yang saling terkait satu sama lain. Adapun kasus kejahatan seksual yang terjadi bukan serta merta langsung terjadi begitu saja. Hal itu terjadi karena pasti ada penyebab-penyebabnya terlebih dahulu. Maka dalam islam banyak kita temui tindakan preventif (pencegahan) terlebih dahulu. Namun ketika semua tindakan preventif ini terlaksana secara sempurna, maka islam juga punya solusi ampuh dan handal berupa tindakan kuratif berupa hukuman yang menimbulkan efek jera dan sesuai dengan fitrah manusia.

1. Penanaman Aqidah yang lurus.

Islam dengan segala perangkatnya bisa berupa program pemerintah dan pendidikan yang berlandaskan aqidah islam akan membina ketaqwaan setiap manusia yang menjadi tanggung jawabnya. Sehingga ini menjadi benteng pertama dalam menangkal semua perbuatan yang dilarang. Berbeda halnya ketika ketakwaan ini sudah hilang ditegah-tengah masyarakat maka seseorang itu akan mudah saja berbuat dosa.

2. Miras dilarang,

Rasalullah SAW bersabda,

Khamr itu adalah induk keburukan dan siapa meminumnya, Allah tidak menerima sholatnya 40 hari. Jika ia mati dan khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dengan kematian jahiliyah.” (HR ath-Thabrani, ad-Daraquthni, al-Qadha’iy)

Allah SWT berfirman: Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (TQS al-Maidah [5]: 90)

3. Pornografi diberangus dan diterapkan sistem pergaulan islam yang agamis dan tidak liberal.

Islam menjaga kehormatan wanita dengan pakaiannya yang menutup aurat, terpisahnya kehidupan pria dan wanita kecuali ada kebutuhan syar’i yang dibolehkan.  Islam hanya melegalkan hubungan seksual pria dan wanita melalui lembaga pernikahan yang mulia dan penuh tanggung jawab. Syariah Islam tentu saja tidak membiarkan segala aktifitas yang melecehkan wanita, tidak membiarkan wanita menjadi obyek seksual seperti industri hiburan penuh syahwat atau bisnis pornografi. Meskipun secara ekonomi sangat menguntungkan.

4. Diterapkannya Sistem Ekonomi Islam

Dengan diterapkannya sistem ekonomi islam maka insya Allah semua kebutuhan rakyat akan terpenuhi sehingga tidak ada lagi yang mencari uang lewat bisnis prostitusi, pornografi dan lain sebagainya yang berkaitan.

5. Pemimpin yang amanah

Dalam Islam, pemimpin adalah perisai bagi rakyatnya, semestinya bisa memberikan rasa aman, dan kesejahteraan. Wanitapun dijaga kemuliaannya, tidak pernah dibebankan nafkah kepadanya, ketika pergipun harus dipastikan aman untuknya, bahkan dalam waktu tertentu harus disertai mahramnya. Kelak sang pemimpin juga akan dihisab oleh Allah SWT atas abainya terhadap penunaian kewajiban tersebut.

6. Hukuman menimbulkan efek jera.

Kehormatan wanita pun semakin terjaga dengan keberadaan lembaga pengadilan yang bersikap tegas dan adil berdasarkan syariah Islam untuk menghukum siapapun yang merusak dan melecehkan kehormatan wanita.

Dalam Islam jika perempuan diperkosa dan mempunyai bukti (al bayyinah) perkosaan, yaitu kesaksian empat laki-laki Muslim, atau jika laki-laki pemerkosa mengakuinya, maka laki-laki itu dijatuhi hukuman zina, yaitu dicambuk 100 kali jika dia bukan muhshan (belum menikah), dan dirajam hingga mati jika dia muhshan (sudah menikah).9

Namun, jika perkosaan disertai pembunuhan, maka al-Quran telah menyatakan dengan tegas :

Dan tidak layak bagi seorang mu’min membunuh seorang mu’min (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mu’min karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal ia mu’min, maka (hendaklah si pembunuh) memerdekakan hamba-sahaya yang mukmin. Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara taubat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. [TQS An Nisaa’ (6):92]

Ayat-ayat di atas dilalahnya qath’iy menunjukkan bahwa pembunuhan yang dilakukan tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat adalah perbuatan haram. Adapun sanksi bagi orang yang melakukan pembunuhan adalah qishash, atau membayar diyat. Sanksi qishash dijatuhkan pada kasus pembunuhan sengaja, dan pelaku pembunuhan tidak mendapatkan pemaafan dari pihak keluarga yang dibunuh. Jika pelaku pembunuhan mendapatkan pemaafan dari keluarga korban, maka pelaku pembunuhan tersebut harus menyerahkan diyat syar’iy kepada keluarga korban. Sedangkan untuk kasus-kasus pembunuhan selain pembunuhan sengaja, maka pelaku hanya diwajibkan membayar diyat.

Intinya sistem pidana islam akan memberikan jaminan keadilan ketika diterapkan karena hukum islam adalah hukum yang terbaik. Ini sesuai dengan firman Allah :

Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS al-Maidah : 50).

Dari uraian diatas tampak bahwa penyebab kejahatan seksual yang terjadi di Indonesia penyebabnya sistemik dalam arti satu sebab saling terkait satu sama lain. Oleh karena itu solusi yang paling cocok adalah solusi sistemik pula. Maka Syariah Islam punya solusi atas semua kejahatan ini ketika diterapkan menjadi sistem kehidupan. Maka dengan itu islam akan menjadi rahmat bagi sekalian alam. Wallaahu A’lam.[]

Disclaimer :
Tentu tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan, banyak hal yang belum tersampaikan disini, tulisan diatas adalah pendapat penulis pribadi yang menerima masukan pendapat lain.

3 riaupos.co/berita.php?act=full&id=113922

9 Wahbah Zuhaili, Al Fiqh Al Islami wa Adillatuhu, Juz 7 hlm. 358.

Referensi Lainnya :

http://hizbut-tahrir.or.id/2016/05/06/dalam-sistem-demokrasi-yang-busuk-yuyun-bukanlah-yang-terakhir/ diakses tanggal – 20 Mei 2016

Sumber gambar : merdeka.com

Sensasi Android OS di PC atau Laptop

Sensasi Android OS di PC Laptop

Bagi anda yang tidak punya smartphone android namun ingin mencobanya biasanya menggunakan emulator. Saat sekarang ini sudah ada Sistem Operasi yang benar-benar berbasis android. Namanya Remix OS. Bagi yang ingin mencobanya bisa langsung mengunduhnya dan menginstallnya di Laptop atau PC. Selamat mencoba!

Download Remix OS

Yendri Ikhlas Fernando

Pekanbaru, 06.23 WIB

Kamis, 04 Sya’ban 1437 H / 12 Mei 2016 M

Download E-Book Public Speaking Untuk Pemula

Download Ebook Public Speaking Untuk Pemula v1.0

Setelah sebelumnya saya menullis tentang Teknik Dasar Berbicara di Depan Umum 4 tahun yang lalu. Sekarang saya mencoba menulis tulisan yang agak panjang dengan judul Public Speaking Untuk Pemula dalam bentuk file yang bisa di unduh pada tautan dibawah. Selamat membaca!

Public Speaking Untuk Pemula v1.0

Yendri Ikhlas Fernando

Pekanbaru, 05.59 WIB

Kamis, 04 Sya’ban 1437 H / 12 Mei 2016 M

*Sumber gambar : http://mistertipr.com/wp-content/uploads/2015/11/iGSIu83c5ivU.jpg