Pertemanan yang Rapuh


Allah SWT berfirman dalam surat Al-Zukhruf ayat 67 yang artinya : “Teman-teman karib pada hari itu (kiamat) saling bermusuhan satu sama lain kecuali mereka yang bertaqwa.”

Allah Subhanahu wa ta’ala meneragkan bahwa ada 2 tipe pertemanan, yaitu :

1. Pertemanan yang Rapuh.

Pertemanan ini adalah pertemanan yang tidak didasari karena ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Pertemanan yang standarnya bukan islam. Contoh, ketika ada 2 orang pemuda yang berteman hanya karena materi, tidak pernah saling menasehati ketika salah satunya berbuat dosa, berarti pertemanan ini bukan pertemanan yang kokoh karena dibentuk bukan karena keimanan kepada Allah. Pertemanan seperti itu pada akhirat kelak akan mengalami perpecahan walaupun didunia berteman sangat akrab. Kondisi ini didukung dengan firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam surat Al-Baqarah Ayat 166-167 yang artinya :

“Yaitu ketika orang –orang yang diikuti berlepas tangan dari orang-orang yang mengikuti, dan mereka melihat azab, dan ketika segala hubungan antara mereka terputus. Dan orang-orang yang mengikuti berkata,’Sekiranya kami mendapat kesempatan (kembali ke dunia), tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan dari kami.’ Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. Dan mereka tidak akan keuar dari api neraka. ”

Setiap pertemanan pasti saling ikut-mengikuti satu sama lain.

2. Pertemanan yang Kokoh lagi Kuat.

Pertemanan yang didasari atas ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Standar perbuatan dalam pertemanan mereka adalah islam. Mereka saling menasehati ketika salah satu diantara mereka berbuat dosa seperti meninggalkan sholat. Mereka berkumpul karena Allah,berpisah karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah Subhanahu wa ta’ala. Itulah gambaran dari sambungan ayat yang diatas yaitu “kecuali mereka yang bertaqwa” artinya tidak ada permusuhan bagi mereka yang berteman karena ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala  dihari kiamat kelak. Kondisi ini diperkuat oleh hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam  yang menerangkan 7 golongan yang dinaungi Allah dihari kiamat dimana tidak ada naungan selain naungan Allah, salah satunya adalah 2 orang pemuda yang saling mencintai karena Allah Subhanahu wa ta’ala .(HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Kesimpulannnya, berteman lah dengan orang-orang yang sholeh yang selalu standar pertemanan mereka adalah ketaqwaan kepada allah. Allahu a’lam.

Yendri Ikhlas Fernando

23 Muharram 1434 / 7 Desember 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s